Senin, 10 Juni 2013

Salah Catat Penjualan, Ini Jurnal Koreksinya

Pada tahun 2011, dicatat penjualan 5 unit mobil bekas kepada Jusuf senilai Rp 100 juta (harga per unit mobil senilai Rp 20 juta). Jurnalnya:

Piutang Jusuf        100.000.000
    Penjualan              100.000.000

Pada akhir tahun 2011, penjualan di-closing ke akun Laba ditahan. Jurnal penutupnya:

Penjualan             100.000.000
    Laba ditahan         100.000.000

Dalam perjalanannya, piutang Jusuf terbayar senilai Rp 80 juta. Jadi, sisa Piutang Jusuf senilai Rp 20 juta.
Jurnalnya:

Bank                    80.000.000
    Piutang Jusuf         80.000.000

Pada 2012, ternyata disadari bahwa harga satuan mobil yang benar senilai Rp 30 juta, sehingga harga total yang benar senilai Rp 150 juta. Artinya apa, ada penjualan senilai Rp 50 juta yang tidak tercatat.

Bagaimana jurnal koreksinya? Apakah dicatat dengan jurnal berikut:

Piutang Jusuf        50.000.000
    Penjualan              50.000.000

Jawabannya tidak. Transaksi penjualan pada 2011 tidak boleh dicatat pada 2012 karena sudah di-closing dan sudah tidak sesuai dengan sejarahnya (history). Jurnal yang tepat adalah:

Piutang Jusuf        50.000.000
    Laba ditahan        50.000.000

Piutang Jusuf bertambah Rp 50 juta, sehingga menjadi Rp 70 juta, begitu juga Laba ditahan menjadi Rp 150 juta.

Kejadian ini sangat langka, tapi kalau terjadi, beginilah jurnal koreksinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar